Senin, 07 Desember 2015

vidio senam kegel

vidio ini di unggah untuk membantu ibu pasca melahirkan tetap bisa berolahraga .
Persalinan, penuaan, kelebihan berat badan, serta operasi dapat menurunkan fungsi serta kekuatan otot panggul bawah. Senam Kegel atau disebut juga senam pelatihan otot panggul bawah bermanfaat untuk memperbaiki kondisi ini.
Senam Kegel adalah gerakan yang ditujukan untuk mengencangkan otot panggul bawah. Aktivitas ini bermanfaat mengencangkan otot-otot di bawah rahim, kantong kemih, dan usus besar.
Senam Ini dilakukan dimana pun anda berada. kami akan memperlihatkan vidio senam kagel yang diperankan oleh peraga mahasiswa, silahkan dilihat di youtube dengan link
dapat diunduh 

VIDIO PENKES PENDARAHAN POST PARTUM

vidio ini dibiuat untuk dapat menjadi referensi ibu hamil agarb dapat menjaga kesehatannya . sehingga mencegah hal hal buruk terjadi.seperti PENDARAHAN POST PARTUM .
Pendarahan pasca persalinan (post partum) adalah pendarahan pervaginam 500 ml atau lebih sesudah anak lahir. Perdarahan merupakan penyebab kematian nomor satu (40%-60%) kematian ibu melahirkan di Indonesia. Pendarahan pasca persalinan dapat disebabkan oleh atonia uteri, sisa plasenta, retensio plasenta, inversio uteri dan laserasi jalan lahir .
dapat diunduh di:


semoga bermanfaat

Kamis, 03 Desember 2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN " HIPERTENSI"



SATUAN ACARA PENYULUHAN 
HIPERTENSI


Pokok Pembahasan                  : Hipertensi
Sub Pokok Pembahasan           :
1.          Pengertian Hipertensi
2.          Penyebab Hipertensi
3.          Tanda dan Gejala Hipertensi
4.          Diet Hipertensi
5.          Pencegahan Hipertensi
Waktu  dan pelaksanaan          : Senin, 16 November 2015
                                                   07:00 WIB
Tempat                                    : PUSKESMAS
Pelaksana                                 :
1.      Hastuti
2.      Fiah Anaziah
3.      Sarwedi
4.      Dimas Agung
A.    Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan 25 menit, diharapkan masyarakat mampu memahami dan mengerti tentang hipertensi

B.     Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 25 menit tentang hipertensi, diharapkan masyarakat dapat:
1.      Menjelaskan tentang hipertensi
2.      Menyebutkan penyebab hipertensi
3.      Menyebutkan tanda dan gejala hipertensi
4.      Menjelaskan tentang diet hipertensi
5.      Menjelaskan tentang pencegahan hipertensi



C.    Materi Penyuluhan (Terlampir)
1.      Pengertian hipertensi
2.      Penyebab hipertensi
3.      Tanda dan gejala hipertensi
4.      Diet hipertensi
5.      Pencegahan hipertensi

D.    Metode Penyuluhan
1.      Ceramah
2.       Tanya Jawab

E.     Media
1.      Leaflet
2.      Lembar balik
3.   Poster

F.     Kegiatan Penyuluhan
No
Tahap Kegiatan
Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Sasaran
Media
1.
Pembukaan
5 menit
a.     Mengucapkan salam
b.     Memperkenalkan diri
c.     Menyampaikan tentang tujuan pokok materi
d.    Meyampakaikan pokok pembahasan
e.     Kontrak waktu
Menjawab salam
Mendengarkan dan menyimak
Bertanya mengenai perkenalan dan tujuan jika ada yang kurang jelas
Kata-kata/ kalimat
2.
Pelaksanaan
15 menit
a.    Penyampaian Materi
b.    Menjelaskan tentang pengertian hipertensi
c.    Menjelaskan penyebab hipertensi
d.   Menjelaskan tanda dan gejala hipertensi
e.    Menjelaskan tentang diet hipertensi
f.     Menjelaskan pencegahan hipertensi
g.    Tanya Jawab
h.    Memberikan kesempatan  pada peserta untuk bertanya
Mendengarkan dan menyimak
Bertanya mengenai hal-hal yang belum jelas dan dimengerti
Lembar balik
Leaflet



3.
Penutup
5 menit
a.        Melakukan evaluasi
b.        Menyampaikan kesimpulan materi
c.        Mengakhiri pertemuan dan menjawab salam
Sasaran dapat menjawab tentang pertanyaan yang diajukan
Mendengar
Memperhatikan
Menjawab salam
Kata-kata/ kalimat

G.    Evaluasi
Diharapkan masyarakat  mampu :
1.      Menjelaskan tentang pengertian hipertensi
2.      Menjelaskan tentang penyebab hipertensi
3.      Menjelaskan  tanda dan gejala hipertensi
4.      Menjelaskan  tentang diet hipertensi
5.   Menjelaskan tentang pencegahan hipertens


Lampiran

HIPERTENSI

A.    Pengertian
Menurut WHO, batas tekanan darah yang masih dianggap normal adalah 140/90 mmHg dan tekanan darah sama atau diatas 160/95 mmHg dinyatakan hipertensi.
Menurut Departemen Kesehatan RI (1990) Hipertensi didefinisikan sebagai suatu peninggian yang menetap daripada tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. Peninggian tekanan darah yang terus menerus yang merupakan gejala klinis karena hal tersebut dapat menunjukkan keadaan seperti hypertensi heart disease arteriole nefrosclerosis.
Jadi Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah tekanan darah yang lebih dari 140/90 mmHg.

B.    Penyebab Hipertensi
1.    Asupan garam yang tinggi
2.    Strees psikologis
3.    Faktor genetik (keturunan)
4.    Kurang olahraga
5.    Kebiasaan hidup yang tidak baik seperti merokok dan alkohol
6.    Penyempitan pembuluh darah oleh lemak/kolesterol tinggi
7.    Peningkatan usia
8.    Kegemukan

C.    Tanda dan Gejala Hipertensi
   Adapun tanda-tanda gejala pada hipertensi antara lain
1.        Kepala pusing
2.        Gemetar
3.        Sering marah - marah
4.        Jantung berdebar-debar
5.        Tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg
6.        Keringat berlebihan
7.        Gangguan penglihatan
8.        Rasa berat ditekuk
9.        Sukar tidur


D.     Diet Hipertensi
1.        Makanan yang dianjurkan untuk penderita hipertensi :
a.    Sumber karbohidrat seperti biscuit, singkong, roti, tepung, mie, tapioca, nasi
b.    Sumber protein nabati seperti tahu, temped an kacang-kacangan
c.    Sumber vitamin (buah dan sayuran) seperti buah jeruk, pisang, melon, tomat, dll
2.        Makanan yang dibatasi
a.    Garam dapur
b.    Makanan yang diawetkan dengan garam seperti ikan asin, asinan
c.    Makanan yang tinggi lemak dan kolesterol

E.       Pencegahan Hipertensi
1.         Periksakan tekanan darah secara teratur ke pelayanan kesehatan terdekat
2.         Diet hipertensi
3.         Menjaga keseimbangan berat badan
4.         Hindari minum-minuman keras (alkohol) dan kurangi/hentikan merokok
5.         Istirahat yang cukup
6.         Hindari strees
7.         Olahraga yang teratur

F. Obat tradisional untuk hipertensi
Berikut ini merupakan beberapa obat tradisional darah tinggi yang bisa kita gunakan untuk mencegah ataupun mengobati penyakit darah tinggi

1. Akar Pule Pandak
Caranya : siapkan 50 gr akar pule pandak  lalu cuci bersih dan potong menjadi tipis tipis. Setelah itu didihkan air panas dan rebuh akar tadi hingga menyisakan 1 gelas air. Dinginkan lalu saring dan minum 1/2 gelas pada pagi hari dan sisanya pada sore hari. Namun ramuan ini tidak dianjurkan untuk penderita yang sudah lanjut usia karena bisa menimbulkan depresi

 2. Mengkudu
Caranya : siapkan beberapa biji buah mengkudu lalu cuci bersih dan parut. Setelah diparut peras dan ambil sarinya saja dan minum 2 sampai 3 kali sehari. Jika anda mengidap juga penyakit kencing manis maka ramuan ini sangat cocok sekali.

3. Daun Meniran
Caranya : Cuci sepermpat gemgam daun meniran dan giling halus. Setelah itu tambahkan setengah gelas air yang sudah matang. Lalu peras dan saring. Setelah itu minum hasol perasan tadi. Lakukan secara rutin 2 sampai 3 kali sehari. Jika anda mengalami hipertensi yang disertai kaki yang mengalami pembengkakan, ada protein dalam air kemih ataupun mengidap batu ginjal maka ramuan ini sangat cocok sekali untuk anda. Namun apabila anda mengkonsumsi dan memakai daun meniran secara berlebihan dapat menyebabkan lemah syahwat.

DAFTAR PUSTAKA

hafifahparwaningtyas.blogspot.com/2011/03/asuhan-keperawatan-pada lansia dengan hipertensi. html/m=1